Sukoharjo — Malam Pertunjukan Talenta dan Kreasi (MAPETRA) kembali digelar sebagai salah satu agenda tahunan yang menjadi ruang bagi murid kelas XII Insan Cendekia Boarding School Sukoharjo untuk menunjukkan kreativitas sekaligus kemampuan mereka dalam merancang dan mengelola sebuah kegiatan secara mandiri.
MAPETRA bukan sekadar malam pertunjukan. Di balik panggung yang tersaji, terdapat proses panjang yang telah dilalui oleh para murid. Sejak tahap awal, mereka terlibat dalam merancang konsep kegiatan, menentukan tema, menyusun rangkaian acara, mengadakan berbagai lomba internal, menggalang dan mengelola anggaran, hingga mempersiapkan teknis pelaksanaan.
Setiap murid mengambil peran sesuai dengan potensi dan tanggung jawab yang dipercayakan kepada mereka. Ada yang berperan dalam bidang fotografi, videografi dan video editing, menjadi pembawa acara (MC), mengelola publikasi, merancang desain panggung, menyiapkan tata acara, hingga bertugas menghadirkan dan mengelola berbagai penampilan dalam malam pertunjukan.
Proses tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran. Murid tidak hanya belajar bagaimana tampil di atas panggung, tetapi juga belajar bagaimana sebuah event dirancang dari nol hingga dapat terlaksana. Mereka belajar membagi tugas, berkomunikasi, bekerja dalam tim, mengelola sumber daya, menyusun anggaran, mengambil keputusan, menghadapi kendala, dan memastikan setiap bagian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Tentu, proses tersebut membutuhkan effort yang besar. Waktu, tenaga, pikiran, kreativitas, koordinasi, hingga pembiayaan yang tidak sedikit menjadi bagian dari perjalanan menuju malam pertunjukan. Berbagai tantangan yang muncul selama persiapan menjadi pengalaman berharga bagi para murid untuk belajar bertanggung jawab terhadap amanah yang telah diberikan.
Hingga akhirnya, dengan izin dan pertolongan Allah SWT, MAPETRA dapat terlaksana dengan lancar dan baik. Panggung pertunjukan menjadi titik akhir dari sebuah proses panjang sekaligus menjadi bukti bahwa sebuah kegiatan besar dapat terwujud melalui perencanaan, kerja keras, kolaborasi, dan tanggung jawab.
Lebih dari sekadar pertunjukan, MAPETRA menjadi laboratorium kepemimpinan dan manajemen event bagi murid kelas XII. Mereka belajar bahwa keberhasilan sebuah acara bukan hanya tentang bagaimana meriah dan menariknya penampilan yang disaksikan, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang mampu menjalankan perannya, bekerja bersama, dan menyelesaikan tanggung jawab hingga akhir.
Melalui MAPETRA, Insan Cendekia Boarding School Sukoharjo terus menghadirkan pengalaman belajar yang tidak berhenti di ruang kelas. Para murid diberi kesempatan untuk mengalami secara langsung proses merancang, mengelola, memecahkan masalah, dan mempertanggungjawabkan sebuah kegiatan.
Sebab, pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang seberapa banyak pengetahuan yang dikuasai, tetapi juga tentang seberapa siap seorang murid menghadapi kehidupan nyata dengan kemampuan, karakter, kreativitas, dan tanggung jawab yang dimilikinya.
MAPETRA 2026 — Berkarya, Berkolaborasi, Belajar Bertanggung Jawab.